Senin, 13 Januari 2014

13 Kebiasaan Buruk yang Wajib Dihentikan (I)

Kebiasaan buruk (Foto:Magforwomen)
UNTUK urusan kulit, wanita akan melakukan segala cara terbaik untuk mendapatkan hasil yang ideal. Namun, ada kalanya Anda tidak menyadari jika melakukan kesalahan dalam perawatan kecantikan. Ini bisa benar-benar bisa menjadi kabar buruk untuk kulit Anda.

Berikut adalah beberapa kebiasaan perawatan kulit yang tidak baik bagi Anda, seperti dilansir Magforwomen.

Menggunakan produk yang salah


Tidak cukup mengenakan produk kecantikan pada pada kulit. Pastikan juga jika, produk yang gunakan sesuai untuk jenis kulit Anda. Banyak orang membuat kesalahan dengan mengambil saran satu sama lain dan berasumsi bahwa apa yang baik pada orang lain juga akan baik bagi diri mereka sendiri. Kenali jenis kulit Anda dengan baik dan minta dokter kulit sebelum menempelkan produk perawatan kulit tertentu.

Tidak menerapkan tabir surya pada beberapa daerah


Menggunakan tabir surya sangat penting jika Anda serius merawat kulit. Namun, tidak hanya cukup dioleskan pada wajah. Anda harus pahami bahwa, bagian tubuh manapun yang terkena sinar matahari harus dilindungi dengan tabir surya yang baik. Jadi, jangan abaikan lengan, jari, leher, telinga, bahu, dll.

Menggunakan produk kadaluarsa


Ada sejumlah orang yang tidak peduli menggunakan produk perawatan kulit kadaluarsa. Ini bisa menjadi kesalahan besar dan memperburuk kulit Anda. Hilangkan kebiasaan menggunakan produk kadaluarsa sesegera mungkin. Jika tidak, praktek semacam ini dapat menyebabkan ruam atau infeksi kulit.

 Mengabaikan leher dan dada


Bagi kebanyakan dari kita, perawatan kulit berakhir di garis rahang. Anda harus mengubah kebiasaan ini. So, pada saat Anda memakai tabir surya, krim wajah, serum, exfoliating scrub, dll, pastikan Anda turun membersihkan leher dan dada.

Menyepelekan tahi lalat atau kutil


Tidak memeriksa tahi lalat yang tiba-tiba muncul bisa berubah menjadi kesalahan besar. Penting melakukan tes kulit setidaknya sekali setahun dengan bantuan dokter kulit. Sementara di rumah, Anda dapat melakukan aksi pemeriksaan rutinitas pemeriksaan sendiri setiap bulan. Ikuti insting dan jika Anda merasa ada sesuatu yang tidak benar, kunjungi dokter kulit Anda sesegera mungkin.

Berbagi make up dengan orang lain


Berbagi make up dengan orang lain adalah big no-no. Selain menyebarkan/terkena infeksi kulit, produk make-up orang lain mungkin tidak sesuai dengan kulit Anda. Selain itu, ekstra hati-hatilah dengan tidak berbagi make-up dengan orang lain.(Bersambung)

Sumber: lifestyle.okezone.com

Tetap Bekerja pada Senin "Kejepit"? Lihat Prakiraan Cuaca Ini Dahulu

AFP PHOTO / ROMEO GACAD Awan mendung menyelimuti kawasan Ibu Kota Jakarta, 9 Juni 2013. Indonesia secara teratur terkena banjir dan tanah longsor yang mematikan, dan hujan lebat yang menyebabkan banjir di ibu kota pada bulan Januari yang menewaskan 32 orang.
Banyak karyawan yang mendapatkan libur atau mengambil cuti pada Senin (13/1/2014) besok yang dianggap hari kejepit. Namun, banyak pula yang masih harus tetap menunaikan kewajiban kerja seperti biasa.

Bagi yang masih harus bekerja, prakiraan cuaca mungkin berguna. Minggu (12/1/2014), sejumlah wilayah duguyur hujan seharian. Bila Senin ternyata masih ada potensi hujan, tentu yang wajib bekerja mesti waspada.

Kepala Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Edvin Aldrian, mengungkapkan bahwa hujan yang mengguyur sejumlah wilayah pada Minggu terkait dengan pecahnya pusat tekanan rendah di barat daya Jawa.

Sebelumnya, pusaran pusat tekanan rendah tersebut menarik uap air yang terbentuk sehingga wilayah seperti Jawa relatif kering. Karena pecahnya pusaran itu, tak ada yang menarik uap air sehingga hujan maksimum.

Dihubungi Kompas.com, Minggu, dan ditanya tentang kemungkinan pengaruh pecahnya pusaran Sabtu, Edvin mengatakan, "Kemungkinan pengaruhnya masih terasa karena energinya masih besar."

Edvin mengungkapkan, saat ini pusaran tekanan rendah juga terdapat di wilayah selatan Nusa Tenggara Barat dan diprakirakan akan tumbuh menjadi siklon. "Kalau siklon di NTB ini jadi (terbentuk), baru ada faktor penarik lain sehingga energi terbagi," jelas Edvin.

Dampak pengaruh pecahnya pusaran masih akan terasa di sejumlah wilayah, termasuk kawasan tersibuk seperti Jabodetabek serta daerah lain di Jawa bagian barat. Kemungkinan, jika siklon di NTB terbentuk, curah hujan bisa berkurang.

Menurut prakiraan terakhir BMKG pada Minggu pukul 17.34 WIB, wilayah Jabodetabek masih berpotensi untuk mengalami hujan ringan hingga lebat sepanjang Senin. Bogor diprakirakan mengalami hujan lebat pada Senin pagi.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan BMKG terakhir pada Minggu pukul 21.20 WIB, secara umum wilayah Indonesia akan mengalami hujan ringan hingga sedang, kecuali Banda Aceh yang mungkin hanya akan berawan.

Lebih lanjut tentang prakiraan cuaca sepanjang Senin bisa dilihat di tautan ini. Bagi yang pada hari Senin "kejepit" tetap bekerja, persiapan perjalanan dan kewaspadaan saat berkendara mutlak diperlukan.

Sumber: sains.kompas.com

Hal Yang Akan Terjadi Setelah Kamu Tua

Oh, Anda harap Anda bisa menghalangi diri Anda menuju proses penuaan! Tapi sayangnya hal itu sulit terjadi. Dan seandainya bisa, Anda akan melibatkan berbagai macam bahan kimia, prosedur menyakitkan, dan kehilangan banyak uang dalam prosesnya. Dan ketika semua sudah dilalui, Anda mungkin hanya dapat menghambat penuaan sedikit saja, tetapi sang waktu akan terus berjalan.


Berikut ini 7 hal yang terjadi jika Anda menua… Hal-hal yang mungkin belum pernah Anda ketahui dari siapapun. Bersiap-siaplah.

Rambut di wajah Anda
Mengapa Anda jadi memiliki lebih banyak rambut di wajah daripada waktu Anda berusia 20 tahun? Jawabannya: hormon. Ada minoritas wanita dari segala usia ada yang tumbuh rambut di kumis dan dagu mereka, hal itu disebabkan karena ketidakseimbangan genetis. Tetapi wanita yang memiliki rambut di wajah yang lebih banyak, biasanya memiliki masalah hormon. Ketika Anda bertambah tua, tubuh Anda kehilangan estrogen; tetapi testosterone secara berbalikan membuat Anda menumbuhkan rambut-rambut di tempat-tempat para lelaki biasanya menumbuhkannya.

Jika Anda memiliki rambut di kumis atau di dagu, boleh-boleh saja untuk mencukurnya (tetapi jangan dicabut, karena bisa menyebabkan iritasi dan bengkak). Pengangkatan rambut lewat laser juga bisa diterapkan, tetapi bisa menyebabkan hiperpigmentasi dan peradangan. Selain itu prosedur elektrolisis—menggunakan panas dari listrik untuk menghancurkan folikel rambut Anda—juga bisa dilakukan, meski kurang baik untuk area yang terlalu luas.

Rambut (yang tadinya ada) di kepala Anda
Siapkan topi karena Anda akan dihadapkan pada fakta menyebalkan ini: Lima puluh persen dari wanita yang telah menopause mengalami semakin menipisnya rambut di kepala mereka. Setelah berusia 50 tahun, wanita dan pria sama-sama menderita semakin menipisnya rambut yang mengarah pada kebotakan. Alasannya lagi-lagi kehilangan estrogen, hormon yang melindungi rambut Anda. Rambut Anda memang rontok setiap harinya, tetapi kerontokkan tersebut dianggap serius jika Anda mulai melihat kebotakan atau garis rambut Anda semakin melebar.

Jika itu terjadi, cobalah untuk tidak ‘memenuhi’ rambut Anda dengan terlalu banyak produk, karena akan memberatkannya. Hindari juga membelah rambut Anda, baik di tengah maupun di pinggir, karena malah membuat rambut nampak tipis dan rambut akan banyak rontok di belahan tersebut. Gunakan juga sampo yang memberi volume agar rambut terlihat tebal.

Alis mata yang menipis
Apkah alis Anda jadi semakin ‘lancip’? Seperti rambut di kepala, ternyata alis Anda juga makin menipis. Untuk mengatasinya, ada prosedur yang bisa dilakukan, seperti transplantasi alis mata. Perlu dua atau tiga jam untuk melakukannya—mereka akan mengambil folikel rambut di belakang kepala Anda dan menanamnya di alis mata Anda.

Sayangnya, nanti rambut itu akan tumbuh panjang, seperti saat masih di kepala Anda. Sehingga Anda harus rajin-rajin memotongnya. Untuk menghindari penampilan ekstrem ini, lupakan transplantasi dan mulailah menggunakan pensil alis untuk menebalkannya. Lebih murah, mudah, bebas rasa sakit, dan lebih alami.

Hidung dan telinga Anda semakin membesar
Akan ada saat di mana Anda melihat ke cermin suatu pagi dan memperhatikan kejutan yang kurang menyenangkan ini: telinga Anda akan jadi lebih besar dari biasanya. Memang! Telinga kita tumbuh 90 persen pada usia 6 tahun, dan hidung kita hampir tumbuh sempurna saat kita remaja, keduanya akan berubah bentuk dan kelihatan membesar saat kita bertambah tua.

Salah satu teori yang bisa menjelaskan hal itu adalah bahwa hidung memiliki kelenjar sebum, yang memiliki tingkat regenerasi sel-sel yang cukup tinggi sehingga masih potensial untuk terus tumbuh. Yang jelas, hidung dan telinga akan ‘melorot’ saat kita bertambah usia, karena jaringan-jaringan sel (kulit, lemak, dan otot) akan melemah dan tidak lagi mendukung struktur wajah. Ditambah lagi, kehilangan elastisitas dan kolagen akan menyebabkan kulit melorot.

Anda tak dapat mencegah hidung dan telinga Anda melorot, tetapi cobalah meminimalisirnya dengan cara menghindari matahari, menjauhi rokok, mencegah fluktuasi berat badan, dan mulai menggunakan produk yang mengandung retinoids pada usia Anda 20′an.

Gigi yang memanjang
Jika Anda merasa gigi Anda jadi makin panjang saat bertambah usia, itu berarti gusi Anda mulai menyusut dari bagian atas gigi Anda dan menunjukkan sedikit bagian akar gigi. Panjang rata-rata gigi depan adalah 10-12 milimeter. Ketika Anda menua, gigi akan bertambah panjang 15-17 mm. Sama seperti kulit yang kehilangan serat kolagen, jaringan gusi kita juga kehilangan massa.

Cara terbaik untuk menjaganya tetap sehat adalah dengan menjauhi gusi dari bakteri. Anda wajib menyikat gigi dan menggunakan benang gigi paling tidak dua kali dalam sehari. Bakteria dapat menyebabkan penyakit gusi, yang akan membuat penyusutan gusi makin buruk. Hindari juga menyikat gigi dengan kasar karena dapat membuang jaringan gusi.

Tangan Anda jadi berurat dan berbintik-bintik
Memang, saat Anda semakin berumur, akan muncul bintik-bintik usia di tangan Anda. Urat-uratnya pun akan menonjol ke atas, membuat tangan kelihatan seperti bonggol kayu yang sudah tua. Untuk mencegah hal ini, Anda bisa menggunakan produk anti penuaan dini yang sama yang Anda gunakan untuk wajah Anda. Aplikasikan pada tangan Anda produk yang mengandung retinoid, AHA, dan juga sunscreen.

Kaki Anda jadi berbonggol dan berurat
Pada akhirnya, kita semua akan kehilangan elastisitas dan fleksibilitas pada kelenjar-kelenjar lembut—terutama tendon dan ligamen—di kaki. Hal ini akan memunculkan peningkatan tekanan pada tulang, sehingga berpotensi untuk membuat kaki berubah bentuk. Dan ketika tulang berubah bentuk, telapak kaki Anda akan menekuk ke samping (bunion), atau buku-buku kaki Anda akan menekuk dan timbul.

Tendon Achilles (tendon yang berada di atas tumit dan di bawah betis) dapat menegang akibat bertahun-tahun mengenakan high heels. Cara mengatasinya adalah jangan mengenakan high heels kalau Anda tidak perlu mengenakannya. Gunakanlah sepatu yang nyaman (seperti sepatu kasual) jika harus menempuh perjalanan panjang—misalnya berbelanja berjam-jam di mall. Banyak kok sepatu kasualyang tampak cantik di kaki, dan bahkan bisa lebih menarik daripada high heels. Jika kaki Anda sakit, pergilah ke doktor untuk dievaluasi, agar masalahnya tidak memburuk.

Satu tips yang bisa membuat kaki tampak cantik: cobalah mengecat kuku jari kaki Anda dengan warna-warna cerah. Hal itu akan membuat Anda jauh lebih cantik saat melangkah—bahkan tanpa high heels sekalipun!

Sumber: untukku.com